From Disruption into Innovation, Apaantuh? #03
- Azizah Alkhatami Tanjung

- Feb 27, 2019
- 5 min read
Updated: Mar 6, 2019
Disruption artinya kan disrupsi atau menganggu, Innovation artinya kan inovasi atau hal baru. Trus kenapa?
Jadi gini, di matkul kali ini, emang nanti untuk uts dan uas gue akan bikin project dan dosen gue akan ngasih tau tema nya apa.
Minggu lalu, Mba Patres a.k.a dosen matkul ini ngasih tau tuh tema untuk project tersebut dan tema ini diambil dari tema acara tahunan nya departemen komunikasi UI (acaranya namanya Pekan Komunikasi, bisa di cek di google pekan komunikasi UI itu apa). Daan tahun iniii pekan komunikasi mengusung temaa..... from disruption into innovation : change your tire or expire. Keren cuy tema nya.

Yaa kalo sekilas gue baca tema itu yang ada di pikiran gue sih pasti tentang berlomba-lomba kreatifitas tentang konten (gatau juga sih ini feeling aja wkwk). Trus Mba Patres mengkerucutkan lagi tema project matkul ini, which is "Changing lifestyle in the digital age". Memang lagi hangat nih bahasan karena relatable banget sama kehidupan di depan kita sekarang yekaan. Banyak banget aspek-aspek dalam kehidupan sehari-hari kita yg berubah di jaman yang serba digital ini.
Anyway, sebelum lebih jauh ngomongin tentang project gue. Di postingan ini gue mau sharing info tentang maksud dari tema itu dulu sih. Karena memang gue belum kepikiran juga project gue bakal ngapain huehehe.
Ikan lele ikan cucut, laaaanjuut. Balik ke tema pekom (pekan komunikasi). "From disruption into innovation" kalo diterjemahin disruption itu kan disrupsi atau menganggu/merusak, kalo innovation kan inovasi/sesuatu yang baru. So, whatt? Lalu setelah gue google-google, hal yang berkaitan dengan dua kata ini adalah tentang bisnis.
Ngomongin tentang inovasi dulu. Jadii, dalam konteks pengembangan bisnis modern, inovasi itu bisa dibilang sebagai tindakan mengubah ide jadi produk atau konsep yang punya nilai ekonomi memenuhi kebutuhan. Inovasi tuh bisa ditemuin either itu di produknya, platform penjualannya, cara promosi nya. Tapii, walaupun inovasi = ide/pandangan baru, itu gak ngubah status quo di suatu industri. Artinya, lo ga ngacak-ngacak brand lain di pasar yang sama. Contoh, lo punya bisnis kue cubit greentea misalnya, yaa lo ga membuat industri kue cubit yang dijual abang-abang itu hancur dan ga laku kaan, karena yang lo buat itu improvement dari kue cubit yg biasa di jual abang-abang.

Kalo inovasi kan lo ga ngubah status quo suatu industri, nah kalo disrupsi disini maksudnya ide atau sikap lo (dalam artian berbisnis) itu menawarkan better value dibanding brand sejenis. Trus hal ini menghasilkan pasar baru dimana ga ada brand lain di industri yang sama yang bisa berkompetisi sama brand lo. Singkatnya, lo ngacak-ngacak pasar yang ada dengan ide baru lo itu. Artinya, brand lain itu pada mati alias bangkrut. Di google banyak ngasih contoh disrupsi itu wikipedia dan netflix. Dulu sebelum ada wikipedia, ensiklopedia kan harganya mahal banget, tebel-tebel, dan ga up to date. Sedangkan si wikipedia yg berbasis online ini nawarin ensiklopedia gratis, up to date, bisa diakses lewat internet. Yaudah, mati deh para produsen ensiklopedia karena orang-orang (apalagi manusia jaman now) udah beralih ke wikipedia. Kalo netflix, kita bisa berlangganan buat nonton film apapun yang kita suka dan kapanpun trus juga itungannya lebih murah dibanding kita harus nyewa atau beli dvd. Nah akhirnya, penyewa dan penjual dvd pada ga laku kan karena gabisa compete against si netflix. Kalo mau mengaitkan dengan yang ada di negara kita tuh kayak gojek. Dia menggoyahkan pasar nya si para taxi dan ojek kan dengan segala kelebihan yang gojek punya.
Yang bikin gue bingung antara inovasi dan disrupsi adalah batasan-batasan antara dua hal ini tuh sampe mana? Trus gue google lagi dan keluar tuh tentang teori disruptive innovation. Teori ini bilang kalo dua hal ini tuh ga ada batasan yang jelas. Dua-duanya bisa overlap dan bisa terhubung. Inovasi bisa jadi disrupsi dan disrupsi bisa jadi inovasi. Jadi disruptive innovation itu kayak ngubah yang hal yang irasional jadi rasional. Hm
mm menarik. Ambil contoh hal ini kayak startup.

Trus gue baca juga di salah satu tulisan yang ada di medium.com tentang the new definiton of disruptive innovation. Katanya gini :
dis·rup·tive in·no·va·tion
disˈrəptiv/ /ˌinəˈvāSH(ə)n/
Any cool new tech company that seems to come out of nowhere with an amazing product or service that freaks out the big established companies that were doing the same thing for years but didn’t come up with this cool new idea on their own, so now they have to play catch up, or they die.

Kalo dibaca-baca lagi tentang tema pekom "disruption into innovation : change your tire or expire". Di bagian yang "change your tire or expire" ini maksudnya kita harus terus berkreasi, berinovasi. Kita harus proaktif dan pinter2 melihat peluang & kesempatan. Lakukan sebelum orang lain melakukannya. Kita harus berpikir out of the box dan lebih gesit dibanding yang lain. Jangan sampe kita malah di posisi yang terkena disrupsi akibat inovasi orang lain. Jadi emang harus gesit geng.
Tapi bener sih, makin kesini oran-orang makin beradu ide baru. Modal kreatif tuh bisa ngasilin hal yang luar biasa (baca : banyak duit).

Kalo dikaitkan ke tema project matkul gue yang "changing lifestyle in the digital age", hal ini tuh merupakan dampak dari tema pekom "disruption into innovation". Karena banyak hal yang baru, banyak hal yang berubah, banyak hal yang berkaitan sama digital, internet. Jadinya berpengaruh sama the way we live. Banyak banget aspek hidup gue yang mengalami perubahan di jaman now aka jaman digital ini. Contohnya, dulu pesen hotel, tiket kereta pesawat kan mesti nyari nomor telfon hotelnya dulu, ke stasiun atau ke terminal dulu buat beli tiket. Nah sekarang ada traveloka. Trus dulu gue kalo mau nonton drama kesukaan gue, gue harus nunggu jadwal tayangnya plus lagi asik nonton eeehhh ada iklan. Mana suka banyak banget lagi iklannya. Nah kalo sekarang gue bisa milih nonton sesuka hati gue kapan pun dimanapun selama ada internet dan tanpa iklan pula. Trus contoh lain yang pernah gue liat di instagram tuh sekarang udah ada personal trainer online lah yang kalo diitung-itung murah karena lo bisa konsul seumur hidup sama si cerrified pt yang nawarin jasa itu dan si pt ini juga kerjanya enak banget kan cuma ibaratnya standby hape aja buat ngelayanin orang yang konsul ke dia. Modal nya apa? Gapake duit, tapi ide nya kreatif kan.
I mean, jaman sekarang beda banget kan sama 10 tahun yang lalu, sama 5 tahun lalu aja beda banget.
Back to the project. Seperti yg sudah gue bilang sebelumnya. Gue belum kepikiran apa-apa tentang project ini. Hmmm gue interest sama hal-hal kayak hidup fit, diet, makan sehat, yaa gitu-gitu deh. Gue sering banget ngestalk di instagram tuh lagi happening banget catering diet, jus detox, online shop yang ngejual bahan-bahan makanan sehat & organic, online pt, jual ebook resep bikin makanan sehat dan tips olahraga simple di rumah. Kalo gue perhatiin makin kesini orang makin sadar pentingnya hidup sehat. Makanya gue kepengennya sih yaaa project gue ada kaitannya sama healthy lifetsyle. Cuman gue masih belum kebayang aja apa yang bisa gue tawarkan dalam project gue ini. Hhhmmm bikin gerakan "anak muda wajib makan sayur" kali ya?
Huuuuffff butuh inspirasi.
Oiya tulisan gue ini dapet referensi dari https://blog.stormid.com/innovation-and-disruption/ https://hbr.org/2015/12/what-is-disruptive-innovation https://medium.com/@porterdeleon/why-everyone-is-wrong-about-disruptive-innovation-and-what-it-actually-means-33996f0a4777
Comments